Peka dan Sensitif

وَإِمَّا يَنزَغَنَّكَ مِنَ الشَّيْطَانِ نَزْغٌ فَاسْتَعِذْ بِاللَّهِ إِنَّهُ هُوَ السَّمِيعُ الْعَلِيم

And if (at any time) an incitement to discord is made to thee by the Evil One, seek refuge in Allah. He is the One Who hears and knows all things. (41:36)

Perintah ALLAH untuk kita berta’awudz (a’uzubiLlahi min as-syaitan) bila kita dihasut oleh syaitan. Tapi persoalannya, bagaimana kita tahu yang syaitan sedang menghasut? Kalau tak tahu syaitan sedang menghasut bila masa kita nak kena berta’awudz?

Ini menuntut kita untuk peka dan sensitif. Peka dan sensitif bukan sesuatu yang kita dapat begitu sahaja. Ia perlu kepada tarbiyyah, samada secara jama’ie mahupun secara fardi.

Sesama kita usaha untuk wujudkan suasana yang akan memupuk sifat ini, terutamanya dalam keluarga kita sendiri. Semoga anak-anak kita nanti akan lebih peka dan sensitif dari kita. Dalam masa yang sama kita usahakan suasana ini dalam lingkungan kawan-kawan dan seterusnya masyarakat.

Ya ALLAH jadikan aku daripada kalangan hambaMu yang ikhlas. Jadikan aku daripada kalangan hambaMu yang memiliki hati dan jiwa yang peka lagi sensitif. Ameen…

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: